BANGKALAN – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Tim TARETAN Sains meraih medali perak dalam Kategori Environmental Education Poster pada ajang PRESS Short Course dan International Competition on Science Learning Innovation (ICOSLI) 2025.

Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan pada Jumat, 18 Juli 2025, di Aula GKB A20 Universitas Negeri Malang (UM), dengan mengusung tema “Promoting Relevant Education in Science for Sustainability (PRESS)”. ICOSLI 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membekali para peserta dengan wawasan ilmiah dari para pakar internasional.
Poster inovatif karya tim TARETAN Sains berjudul “Implementation of Psychological Improvement of Literacy and Creativity of Blind Students Assisted by Braille-Based Uno Chemical Elements Cards” berhasil memukau dewan juri. Poster ini menyoroti pentingnya media pembelajaran yang inklusif, khususnya bagi siswa tunanetra, melalui pengembangan kartu Uno berbasis Braille untuk mengenalkan unsur-unsur kimia.
Tim TARETAN Sains beranggotakan lima mahasiswa berprestasi, yaitu Muhamad Nasrul Aminullah, Dita Herlina, Moh Nuzil Wildani, Muhammad Fuad Falahuddin, dan Sofia Aminaten. Keberhasilan mereka tidak lepas dari bimbingan dosen pembimbing, Bapak Dwi Bagus Rendy Astid Putera, S.Pd., M.Pd.
Acara ICOSLI 2025 sendiri diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk Universitas Negeri Malang, Universitas Trunojoyo Madura, Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Koordinator Program Studi Pendidikan IPA UTM, Ibu Eva Ari Wahyuni, S.Pd., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas capaian ini. Beliau menyatakan, “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan IPA dapat bersaing dalam kegiatan internasional, dan dapat memacu mahasiswa lain untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional ke depannya.”
Prestasi yang diraih oleh tim TARETAN Sains ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Pendidikan IPA UTM dalam mencetak mahasiswa yang inovatif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam bidang pendidikan sains, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


