Yogyakarta, 5 Februari 2026 — Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Departemen Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 4–5 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengembangan kurikulum sarjana berbasis Outcome Based Education (OBE) sekaligus meningkatkan kualitas kerja sama akademik antarperguruan tinggi.
Kegiatan benchmarking inti dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 09.00–12.30 WIB, dan diikuti oleh 20 dosen Program Studi Pendidikan IPA FKIP UTM. Rombongan dipimpin oleh Dekan FKIP Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Badrud Tamam, serta didampingi Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP UTM, Dr. Laila Khamsatul Muharrami, S.Si., M.Si. Kegiatan ini juga dikoordinasikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan IPA FKIP UTM, Dr. Fatimatul Munawaroh, S.Si., M.Si., bersama jajaran dosen yang memiliki fokus pada pengembangan kurikulum dan penjaminan mutu akademik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation of Agreement (IoA) antara Program Studi Pendidikan IPA FKIP UTM dan Departemen Pendidikan IPA FMIPA UNY. Penandatanganan ini menjadi bentuk penguatan komitmen kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi lanjutan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan kegiatan akademik bersama.
Kunjungan benchmarking ini diterima secara resmi oleh Kepala Departemen Pendidikan IPA FMIPA UNY, Prof. Dr. Insih Wilujeng, M.Pd., didampingi Koordinator Program Studi S1 Pendidikan IPA, Sekretaris Departemen, tim Gugus Penjaminan Mutu, dosen pendamping kemahasiswaan, serta Kepala Laboratorium Pendidikan IPA FMIPA UNY. Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang dialogis dan kolaboratif.
Dalam sambutannya, Dr. Badrud Tamam menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoA dan IoA ini merupakan langkah strategis FKIP UTM dalam memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan mutu program studi, khususnya dalam implementasi kurikulum berbasis OBE yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan kompetensi lulusan abad ke-21.
Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Fatimatul Munawaroh, S.Si., M.Si. menegaskan bahwa hasil benchmarking ini menjadi rujukan penting bagi Program Studi Pendidikan IPA FKIP UTM dalam melakukan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur kurikulum, serta strategi pembelajaran agar lebih adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada luaran pembelajaran mahasiswa.
Diskusi akademik membahas berbagai aspek strategis, meliputi perancangan dan evaluasi kurikulum berbasis OBE, mekanisme penjaminan mutu, sistem konversi kegiatan mahasiswa, serta strategi penguatan keunggulan dan kekhasan program studi Pendidikan IPA. Selain itu, rombongan FKIP UTM juga melakukan peninjauan fasilitas laboratorium Pendidikan IPA FMIPA UNY untuk melihat secara langsung dukungan sarana pembelajaran praktikum dan pengelolaan laboratorium.
Melalui kegiatan benchmarking yang terintegrasi dengan penandatanganan MoA dan IoA ini, Universitas Trunojoyo Madura berharap dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran institusional secara berkelanjutan, memperkuat kolaborasi akademik, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan IPA di Indonesia.